Jumat, 18 Juni 2010

tanya kenapa dan kamu akan tahu

tanya kenapa dan kamu akan temukan jawaban..

tanya hatimu, apakah ia akan berikan jawaban atas pertanyaanmu yang mungkin banyaknya tak terhingga.
tanya telingamu, apakah ia juga bersedia memberitahu apa maksud dari kata yang telah kamu dengarkan.
tanya matamu, apakah ia akan memperlihatkan segala pernyataan yang kamu lihat sampai buat kamu menangis mungkin.
tanya mulutmu, apakah ia bersedia menjelaskan apa yang salah atas perkataan yang keluar dan diucapkan.

tanya dirimu dan lakukan instropeksi dan sedikit kedewasaan.
aku bukan manusia yang gila kesempurnaan.
yang aku ingin hanya kamu sadari sebuah kesalahan.
bukan untukku tapi untukmu di kemudian.

tapi apa kamu bisa dengarkan?
jangankan bisikkan, segala teriakkan saja kamu hiraukan.
bahkan kamu lebih senang marah dan menyalahkan.
lalu aku bingung menyadarkan.

coba bangun, jangan ketakutan.
segala hal memang harus dihadapi walau mungkin menyakitkan.
tapi itulah pembelajaran.
jika jatuh, berusahalah bangkit dan beri senyuman.

Minggu, 06 Juni 2010

kawan

Teman pernahkah kalian mengingat pertama kali kita bertemu dulu? masih di pelukan langit yang sama,masih dengan seragam putih-abu2 dengan memakai tas gemblok favorit kita masing-masing. masih ingatkah kalian dengan tempat kita duduk dulu? atau jajanan yang paling kita gemari dulu. aku harap kalian tidak pernah lupa akan semua itu.

Teman, mungkin kita memang bukan kanak-kanak lagi, kita sudah hampir dewasa. tapi buat aku, aku masih labil karena aku masih selalu rindu kalian semua.mungkin tempat kita berpijak sudah di tanah yang berbeda. mungkin tawa kita bukan hanya untuk kita saja seperti dulu SMA, mungkin sekarang tawa kita telah kita bagi untuk orang baru di tanah yang baru di tempat kita masing-masing.

Teman, untukku kalian teteap berbeda. kalian tetap yang terbaik. buatku tidak akan pernah ada teman baru atau teman lama. yang aku tahu pasti kalian akan selalu di hati. apa kabar kalian disana? lagi sibuk ujian akhir semester pasti. semoga lancar dan bisa kembali pulang ya. aku rindu kalian butterflies..

Kemarin sedikiti obrolan dengan beberapa butterflies. sangat menyenangkan tapi pasti akan lebih menyenangkan lagi jika kalian semua berkumpul. dan beberapa foto sebelum pulang menjadi salah satu bagian paling menyenangkan dari acara kumpul-kumpul seadanya kemarin.



Rabu, 19 Mei 2010

Papah adalah papah nomer 1 di dunia

Mungkin buat sebagian orang ayah atau bapak atau papah perannya ga begitu besar bagi kehidupan mereka. Tapi buat gue orang yang punya peran besar buat hidup gue ya PAPAH. orang yang paling gue sayang di dunia ini juga PAPAH. Dia adalah orang pertama yang pengen gue liat selalu tersenyum, gue paling ga bisa kalau liat PAPAH sedih atau sakit. PAPAH adalah PAPAH nomer 1 di dunia,PAPAH juga PAPAH paling luar biasa di dunia menurut gue. PAPAH ngajarin banyak hal buat gue. gue anak tunggal, tapi papah selalu ngajarin gue buat mandiri. dia ga pernah manjain gue. menurut dia, gue itu harus jadi anak yang kuat dan tegar jadi harus bisa berdiri di kaki sendiri. dia ga pernah manjain dengan nurutin segala kemauan gue. dia tau caranya didik anak bukan dengan cara di manja yang berlebihan. gue jadi kebawa doktrinan PAPAH yang nyuruh gue mandiri, segala sesuatu yang kalo bisa gue lakukan sendiri pasti gue lakukan sendiri dulu. walaupun kadang PAPAH suka tanya butuh bantuan ga? PAPAH selalu bilang gue anak satu-satunya jangan pernah ngecewain dia. dari semenjak itu gue makin ngerti kalau gue ya harapannya. gue janji sama diri gue, gue bakal buat bangga PAPAH. terima kasih PAPAH buat semua kasih sayangnya :)


Minggu, 16 Mei 2010

titik

saya bertanya-tanya apa saya orang yang lurus-lurus saja? atau terkesan normal-normal saja? saya rasa saya terlalu berjalan lurus, pandangan lurus ke depan dan memperhatikan satu titik saja. waktu saya jalan saja, saya tidak memperhatikan kanan atau kiri. saya terlalu mengikuti alur bersama jalur-jalur basi. saya terlalu takut bila melewati batas2an jalur atau tengok kanan-kiri saya akan jatuh. dan semakin menjadi bila saya terjatuh dan tidak ada yang membantu.

bukannya saya munafik tidak pernah melirik titik lain. dalam pandangan yang lurus pasti ada titik-titik yang lain bukan? seperti fatamorgana tapi, titik-titik yang jauh itu seperti tidak ada jika didekati. titik-titik yang lain itu seperti tidak bisa direngkuh. tapi ada satu titik yang mungkin kadang terlihat kadang tidak, samar sekali seperti ragu-ragu. titik samar itu membuat saya penasaran. tapi rasa penasaran itu tidak ada jawabannya. saya pernah mencari jawabannya tapi susah menggunakan rumus vektor fisika juga tidak ada jawabannya.

tapi saya tetap fokus pada satu titik. titik dimana saya berdiri dan memandang lurus ke depan. titik yang sudah saya perhatikan 9 bulan belakangan. untuk melihat titik itu masih ada disana saja saya senang. setidaknya titik itu tidak berlari meninggalkan tempat dimana saya sering memperhatikannya.

Selasa, 11 Mei 2010

ruangan

andai aja ini ruangan tanpa batas. ga ada garis, ga ada sekat dan ga ada apa-apa mungkin gw yang bakal buat batasan batasan di ruangan yang kosong ini. mungkin juga gw orang pertama buat batasan batasan itu. di ruangan ini adanya cuma tawa, tangis, cinta dan persahabatan. tapi antara tawa, tangis, cinta dan persahabatan itu gw rasa harus di kasih tempat yang beda-beda antara satu dan yang lain. makanya pelan-pelan gw coba buat fondasinya, gw tau sih gw bukan arsitek yang jago buat rancangan buat bangunan yang ada. gw juga sadar banget gw bukan Tuhan yang bisa buat rancangan terbaik buat umatnya. tapi yang gw tau, gw yang punya ruangan tanpa batas ini. gw buat fondasinya terus gw coba buat batas-batasan juga biar antara tawa, tangis, cinta dan persahabatan ga campur aduk. ruangannya masih berantakan isinya masih kacau ga karuan. apalagi isinya kadang-kadang aja masih berantem. mungkin gw harus belajar gambar dulu biar nanti gw udah punya rancangannya yang pasti biar mereka semua ga berantem salah paham.

Rabu, 21 April 2010

jingga

halo jingga.
bagaimana kau disana?
aku lupa.

jingga,sore menyapa.
kamu masih ada?
disini teriknya menyiksa.

Jumat, 16 April 2010

SPASI

inspirasi puisi ini dari temen gw yang waktu itu katanya lagi putus yang ternyata ga jadi putus padahal udah mellow-mellow gw sebut saja nama dia R****. terus dapet inspirasi lagi dari temen gw juga yang hubungannya mungkin punya spasi yang banyak banget kalo diibaratin lagi ngetik di word (aseek haha) mungkin baru ngetik 6 baris tapi spasinya kebanyakan sampe mau lanjutin nulis pun ga tau di halaman berapa. Sebut saja nama dia A*****. HAHAHA. Dan sekarang spasi itu lagi ada di gw, gw ga tau spasi itu betah berapa lama ngikutin ketikanketikan (yoeeeeh geli dong ya haha) di hidup gw. tapi gw ga mau spasi itu lama gw mau yang normal aja.

ya monggo di liat hasil penyatuan inspirasi-inspirasi ini..
SPASI
Hari ini kutemukan spasi dari katakata semalam.
Sebuah spasi tanpa bicara yang kurasa kelam.

Ketika spasi memberi jarak antara katakata kita.
Dan spasi berbicara kosong tanpa peduli apaapa.
Apa spasi membuat kita bertanyatanya.
Atau justru spasi akan memberi jawabannya.

Bila aku bilang ini tanpa arah bagaimana?
Apa spasi mau tanggung jawab tanpa menghilang begitu saja?
Sebenarnya spasi itu hanya sebuah jarakkah?
Atau spasi proses menuju kesana?
Tapi jangan tanya aku kesana itu bagaimana?
Atau jangan tanya aku juga disana itu tempat apa.

Aku cuma berjalan diantara spasi spasi saja.
Karena bila aku berlari, aku takut berjumpa dengan titik disana.



Penglihatan realita hidup.
Auditerry,
22 maret 2010 pukul 10.30